Daging Kebab Frozen
Daging kebab frozen menjadi bahan paling penting dalam produksi kebab. Karena itulah keberadaan penjual daging kebab frozen sama-sama besar artinya dengan penjual kebab itu sendiri.
Mengapa dibekukan? Tujuan utmanya adalah untuk mengawetkan makanan/bahan makanan hingga siap dihidangkan. Secara ilmiah, pembekuan yang dilakukan akan memperlambat dekomposisi dengan mengubah kadar air yang tersisa menjadi es dan menghambat pertumbuhan sebagian besar spesies bakteri.
Ada dua jenis pembekuan yaitu secara mekanik dan kriogenik (flash frezzing) dengan menggunakan nitrogen cair. Untuk daging kebab frozen akan terjaga kualitasnya, termasuk teksturnya, jika mengalami pembekuan kriogenik. Jika dibekukan secara mekanik, sangat mungkin tekstur bagian dalam daging kebab frozen akan rusak akibat besarnya partikel es yang dihasilkan pembekuan mekanik.
Pembekuan makanan seperti dialami daging kebab frozen cukup efektif dalam mengawetkan makanan karena patogen penyebab kerusakan makanan tidak dapat tumbuh, bahkan mati, pada temperatur beku. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembekuan:
1. Bahan makanan yang akan dibekukan harus segar dan berkualitas. Jangan yang sudah busuk atau basi. Hal ini disebabkan pembekuan tidak akan mampu mematikan mikroorganisme sehingga makanan busuk atau basi dibekukan sampai kapanpun akan tetap busuk.
2. Kebersihan peralatan dan bahan makanan yang akan dibekukan harus tetap terjaga.
3. Jaga dan lindungi makanan beku seperti daging kebab frozen dari kekeringan dengan menggunakan bahan yang tahan dingin seperti plastik. Tutup rapat makanan dengan pembungkus makanan dan jangan biarkan terdapat lubang terbuka karena makanan akan menjadi kering.
4. Daging kebab frozen yang sudah dicairkan dan siap dimasak harus segera diolah. Jangan dibekukan lagi walaupun masih ada sisa. Karena makanan yang mengalami dua kali pembekuan sudah pasti akan berubah cita rasanya, tidak senikmat sebelumnya.
Mengapa dibekukan? Tujuan utmanya adalah untuk mengawetkan makanan/bahan makanan hingga siap dihidangkan. Secara ilmiah, pembekuan yang dilakukan akan memperlambat dekomposisi dengan mengubah kadar air yang tersisa menjadi es dan menghambat pertumbuhan sebagian besar spesies bakteri.
Ada dua jenis pembekuan yaitu secara mekanik dan kriogenik (flash frezzing) dengan menggunakan nitrogen cair. Untuk daging kebab frozen akan terjaga kualitasnya, termasuk teksturnya, jika mengalami pembekuan kriogenik. Jika dibekukan secara mekanik, sangat mungkin tekstur bagian dalam daging kebab frozen akan rusak akibat besarnya partikel es yang dihasilkan pembekuan mekanik.
Pembekuan makanan seperti dialami daging kebab frozen cukup efektif dalam mengawetkan makanan karena patogen penyebab kerusakan makanan tidak dapat tumbuh, bahkan mati, pada temperatur beku. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembekuan:
1. Bahan makanan yang akan dibekukan harus segar dan berkualitas. Jangan yang sudah busuk atau basi. Hal ini disebabkan pembekuan tidak akan mampu mematikan mikroorganisme sehingga makanan busuk atau basi dibekukan sampai kapanpun akan tetap busuk.
2. Kebersihan peralatan dan bahan makanan yang akan dibekukan harus tetap terjaga.
3. Jaga dan lindungi makanan beku seperti daging kebab frozen dari kekeringan dengan menggunakan bahan yang tahan dingin seperti plastik. Tutup rapat makanan dengan pembungkus makanan dan jangan biarkan terdapat lubang terbuka karena makanan akan menjadi kering.
4. Daging kebab frozen yang sudah dicairkan dan siap dimasak harus segera diolah. Jangan dibekukan lagi walaupun masih ada sisa. Karena makanan yang mengalami dua kali pembekuan sudah pasti akan berubah cita rasanya, tidak senikmat sebelumnya.
Komentar
Posting Komentar